Cara menyaring berkas lamaran atau curriculum vitae

By On Thursday, October 29th, 2015 Categories : HR Management, Selection & Recruitment
Cara menyaring berkas lamaran atau curriculum vitae

Cara menyaring berkas lamaran atau curriculum vitae (image source)

Cara menyaring berkas lamaran atau curriculum vitae

Saat ini banyak sekali penyedia jasa iklan lowongan kerja yang mana mempunyai fitur canggih yang dapat membantu user atau para recruiter dapat dengan mudah menyaring berkas lamaran sesuai dengan requirement yang ditetapkan, para pelamar akan diberi peringkat sesuai dengan requirement yang ditetapkan, sehingga kita akan dengan mudah memilih berkas lamaran atau curriculum vitae sesuai dengan rating atau peringkat tersebut, namun itu kalau perusahaan mempunyai banyak budget dan membuka lowongan kerja selalu melalui jasa penyedia iklan lowongan kerja tersebut, nah pertanyaannya bagaimana Cara menyaring berkas lamaran atau curriculum vitae pelamar yang efektif bila berkas lamaran dikirim langsung ke kantor atau secara manual, ini yang akan kita bahas bagaimana Cara menyaring berkas lamaran atau curriculum vitae pelamar secara manual.

Nampaknya mudah memang melakukan screening atau menyaring surat permohonan kerja yang masuk, tinggal pilih sesuai dengan requirement untuk posisi yang kita butuhkan dan selesai. Ya, begitulah nampaknya sangat mudah, tapi pada pelaksanaannya sering kali kita terkecoh dan bisa saja kita salah sortir berkas lamaran atau curriculum vitae alhasil dari awal kita telah salah pilih kandidat lewat penyaringan berkas lamaran atau curriculum vitae, banyak sekali kendala yang akan kita hadapi dalam menyaring berkas lamaran atau curriculum vitae misal saja :

  • Banyaknya surat lamaran yang masuk setiap hari, dan menunggu menumpuk lalu melakukan penyaringan, sehingga proses penyaringan akan dilakukan dengan terburu-buru.
  • Kualifikasi pelamar rata-rata sama persis.
  • Kurang baiknya administrasi berkas lamaran yang masuk.
  • Banyaknya pekerjaan berbeda dalam satu waktu sehingga kurang fokus dalam melakukan proses penyaringan berkas lamaran.
  • Tidak ada standart requirement atau persyaratan untuk setiap posisi, dan lain-lain

Kendala-kendala diatas akan sering muncul dan tentunya bila kita tidak mempunyai Cara menyaring berkas lamaran atau curriculum vitae pelamar yang efektif maka bukan saja buang waktu namun kita juga tidak dapat mencapai tujuan kita dengan maksimal yaitu mendapatkan calon pelamar dengan high potensial. Oke ini dia saya akan berikan tips Cara menyaring berkas lamaran atau curriculum vitae pelamar, sebagai berikut ;

  1. Jangan Tunggu Menumpuk
  • Usahakan jangan tunggu berkas lamaran yang masuk menumpuk lalu proses penyaringannya dirapel, dalam satu hari langsung lakukan proses penyaringan, paling baik disore hari luangkan waktu anda untuk melakukan penyaringan lamaran atau curriculum vitae, pisahkan berkas lamaran atau curriculum vitae yang menurut anda lolos proses seleksi administrasi.

  1. Administrasi yang baik
  • Lakukan administrasi yang baik untuk setiap berkas lamaran yang masuk, input data berkas lamaran pada system (HRIS) atau manual di excel bila belum memiliki program HRIS yang khusus, informasi yang penting adalah nama, tempat tanggal lahir, alamat, pendidikan, pengalaman kerja dan posisi yang dilamar, dan sumber informasi lowongan kerja, ini akan menjadi penting karena suatu saat bisa saja kita menyaring kembali lamaran yang masuk tanpa membongkar-bongkar hard copy lamaran.
  • Penyimpanan hard copy lamaran juga kita atur serapih mungkin, pisahkan berkas lamaran yang sudah diproses dan yang belum agar tidak tercampur, itu akan memudahkan kita bila suatu saat kita akan membongkar-bongkar kembali berkas lamaran atau curriculum vitae.
Contoh Data Pelamar

Contoh Data Pelamar

  1. Saring dengan form penilaian berkas lamaran
  • Dengan memakai cara ini kita mempunyai cara kerja yang mirip dengan jasa penyedia iklan lowongan kerja seperti Jobstreet.com, dengan melakukan pembobotan nilai dari setiap kualifikasi maka kita bisa memberi peringkat para pelamar, caranya sangat mudah yaitu mengisi checklist, tinggal menyesuaikan actual kualifikasi pada berkas lamaran versus requirement pada formulir, silahkan lihat gambar dibawah ini :
Contoh Form Penilaian Berkas Lamaran

Contoh Form Penilaian Berkas Lamaran

  1. Stop Proses penyaringan
  • Tentukan kapan berkas lamaran yang kita saring tadi untuk diproses ke tahap selanjutnya yaitu psikotes dan atau wawancara, yang juga berarti kita stop proses penyaringan berkas lamaran yang masuk, namun bukan berarti kita tidak menerima berkas lamaran yang masuk. Pada kasus vacancy yang urgent biasanya waktu 2 minggu sangat ideal, 1 minggu pertama proses pencarian (menerima berkas lamaran) sudah termasuk proses saring lamaran, dan 1 minggu kedua proses psikotes dan wawancara sudah termasuk proses kontrak kerja dan on boarding bila mendapatkan kandidat yang cocok, itu artinya di minggu pertama saya akan stop proses penyaringan, namun bila belum mendapatkan kandidat yang cocok maka proses saring berkas lamaran atau curriculum vitae akan berlanjut lagi.

Demikian tips dari saya terkait dengan Cara menyaring berkas lamaran atau curriculum vitae pelamar yang efektif, semoga dapat bermanfaat bagi praktisi HR dan non HR agar lebih efektif dalam melakukan penyaringan demi mendapatkan kandidat yang high potential.

Silahkan bagi artikel ini :
Cara menyaring berkas lamaran atau curriculum vitae | urip setiawan | 4.5
Leave a Reply