Analisis masalah dengan 5 Why

By On Thursday, November 5th, 2015 Categories : Motivation, Problem Solving
Analisis masalah dengan 5 Why

Analisis masalah dengan 5 Why (image source)

Analisis masalah dengan 5 Why

Masalah datang dan pergi bagaikan ombak yang setiap hari hadir tanpa diundang dan mengganggu aktifitas kita, tidak ada orang tanpa masalah, ya itu sudah pasti, namun kabar baiknya masalah itulah yang membentuk pengalaman kita, membentuk mental kita, dan membentuk kepribadian kita, akan tetapi masalah yang tak kunjung selesai akan membuat kita berkutat pada masalah itu sendiri dan bisa menjadi frustasi, akhirnya kita tidak bisa bergerak bebas sebelum menyelesaikannya, maka satu hal yang terpenting adalah bagaimana kita mengenali masalah tersebut, mengetahui apa penyebabnya dan dengan demikian akan mempengaruhi keputusan apa yang akan kita ambil agar mendapat solusi terbaik dan segera keluar dari masalah tersebut, untuk itu perlunya menganilisis penyebabnya sebelum mengambil keputusan, nah ini yang akan saya bahas yaitu pemecahan masalah menggunakan metode analisis masalah dengan 5 why.

Metode analisis masalah dengan 5 why diciptakan oleh seorang berkebangsaan Jepang yang bernama Sakichi Toyoda, yang kemudian dipakai oleh perusahaan-perusahaan besar termasuk Toyota Motor Corporation, adapun cara menganilis masalahnya sangatlah sederhana tapi terbukti AMPUH menganilis hingga ke akar masalahnya. Hanya dengan membuka pertanyaan Why (kenapa) lalu dilanjutkan dengan pertanyaan why (kenapa) selanjutnya hingga selesai, pertanyaan bisa saja kurang dari 5 atau lebih dari 5, angka 5 disini tidak mewakili jumlah why yang seharusnya kita tanyakan, angka 5 dianggap baik oleh sebagian besar orang jepang maka angka 5 inilah yang menjadi “jargon” dalam melengkapi nama dari metode yang ditemukan oleh Sakichi Toyoda ini.

Agar mendapatkan gambaran yang lebih mudah silahkan simak contoh penerapan Metode analisis masalah dengan 5 why ini ;

Kepala Bagian dari depertemen IT menanyakan perihal banyaknya komplain dari departemen lainnya yang tidak puas atas layanan tim IT dan ingin mencari tahu penyebab, kendala dan kemudian ingin memberikan solusi terbaik buat timnya, simak percapakan dengan menggunakan metode Analisis Masalah dengan 5 Why dibawah ;

  • Kepala Bagian : Kenapa 1 minggu terakhir kita banyak mendapat komplain ?
  • Staf IT : Karena banyak perangkat komputer yang rusak pak
  • Kepala Bagian : Kenapa banyak komputer yang rusak?
  • Staf IT : Karena banyak komputer yang usianya sudah tua dan perlu penggantian sparepart
  • Kepala Bagia : Kenapa Sparepart tidak diganti?
  • Staf IT : Sparepart nya lagi kosong digudang pak
  • Kepala Bagian : Kenapa barangnya kosong digudang?
  • Staf IT : Karena barangnya baru dipesan kemarin pak
  • Kepala Bagian : Kenapa baru dipesan kemarin?
  • Staf IT : Karena bagian procurementnya 2 minggu ini tidak masuk kerja menjalani cuti pernikahan

Dan “kenapa” seterusnya hingga ditemukan akar permasalahannya, dan dalam kasus ini diilustrasikan pengganti procurement selama menjalani masa cuti pernikahan adalah orang baru yang kurang mahir sehingga terjadi keterlambatan dalam memesan sparepart untuk kebutuhan tim IT, dan akhirnya keputusan yang adiambil adalah perlu dilakukan training secepatnya untuk orang baru (staf procurement) tersebut agar suatu saat sang pengganti dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan tidak terjadi kesalahan serupa.

Itulah manfaat dari Analisis masalah dengan 5 Why yang sangat sederhana namun sangat efektif untuk memecahkan masalah, metode Analisis masalah dengan 5 Why bukan saja dapat dipakai untuk memecahkan masalah di pekerjaan namun dapat kita gunakan sehari-hari diluar lingkungan kantor.

Silahkan bagi artikel ini :
Analisis masalah dengan 5 Why | urip setiawan | 4.5
Leave a Reply